World Time

New York London Tokyo Jakarta
"Pruvision & Me bukanlah Situs Resmi Prudential akan tetapi ini Situs Agen Resmi Prudential berlicency dibawah Naungan PruVision Agency"

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2012. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Desember 2012

"Apasih Smart ???"


Apasih S.M.A.R.T

Suatu ketika, Abdullah bin Zubair, Mush’ab bin Umair, Urwah bin Zubair, dan Abdul Malik bin Marwan duduk bersama dalam satu majelis. Salah seorang dari mereka melontarkan pertanyaan, ”Mari kita ber-angan karena Allah, apa yang kalian inginkan?””Aku ingin memiliki wilayah Hijaz dan menjadi khalifah di atasnya,” kata Abdullah bin Zubair.”Aku ingin menguasai wilayah Iraqain (Kufah dan Basrah),” kata Mush’ab bin Umair.”Aku ingin memiliki seluruh bumi, dan menjadi khalifah setelah Mu’awiyah,” kata Abdul Malik bin Marwan.”Aku ingin menjadi seorang yang alim, banyak beramal, menjadi rujukan manusia. Lalu aku unggul di akhirat dengan ridha Allah dan surga-Nya,” kata Urwah bin Zubair.
Pada akhirnya, Allah mewujudkan cita-cita keempat tokoh tersebut. Abdullah berhasil menguasai Hijaz dan diangkat menjadi khalifah. Mush’ab mampu menguasai Iraqain. Abdul Malik juga menjadi khalifah setelah Mu’awiyah dan Urwah menjadi ulama yang terkenal sebagai rujukan kaum Muslimin dalam mempelajari Al-Quran dan sunnah Rasul 1)*
Begitulah orang-orang besar hidup sukses berawal dari membangun mimpi. Cita-cita. Visi. Itulah yang mesti sobat miliki untuk menjadi sukses. Mereka dari awal sudah memetakan dengan tepat visi hidup mereka. Ada sebuah kalimat bijak, ”mimpi hari ini adalah kenyataan di hari esok”. Ya, kesuksesan pada masa depan dimulai dari membangun mimpi yang tepat pada saat ini.
Sama halnya dengan memimpin sebuah organisasi. Kesuksesan sobat sebagai pemimpin dimulai dari membangun visi yang tepat. Seperti apa? Ada lima syarat, yang terkenal dengan singkatan SMART. Artinya Spesific, Measurable, Achievable, Reasonable, dan Time-phased.

1. Spesific

Spesific artinya tertentu atau khusus. Jelas. Gamblang. Tidak kabur. Coba kita lihat bagaimana ke-empat tokoh di atas, Abdullah bin Zubair, Mush’ab bin Umair, Urwah bin Zubair, dan Abdul Malik bin Marwan, masing-masing memiliki cita-cita yang jelas. Mereka dengan gamblang menceritakan visi yang ingin dicapai dalam hidup mereka. Gambaran yang jelas mengenai visi menjadi salah satu faktor kunci yang akan menentukan konsistensi sobat ketika menghadapi masalah. Ingat kisah Abdullah bin Rawahah dalam perang Mu’tah di edisi kemarin!Masing-masing juga menentukan visi hidup yang berbeda satu sama lain. Itulah makna dari ”khusus” di atas. Setiap kita biasanya memiliki ke-khas-an tersendiri dalam menentukan cita-cita. Visi yang sobat tentukan, jangan terpengaruh oleh orang lain. Meminta pertimbangan orang lain itu boleh, tapi bukan kemudian berarti kita tidak memiliki prinsip sehingga malah terombang-ambing. Akhirnya, malah tidak jelas lagi visinya. Oke?Nah, dengan visi yang jelas dan khas, sobat akan lebih mudah dalam menentukan kebijakan-kebijakan organisasi. Seluruh kebijakan, aktivitas, dan kerja organisasi akan diarahkan pada bagaimana agar visi itu tercapai. Dalam hal ini, visi yang spesifik ibarat kompas bagi kapal. Bayangkan berjalan mengarungi lautan tanpa penunjuk arah! Gak kebayang deh…

2. Measurable

Yang kedua adalah measurable, artinya terukur. Maksudnya, sobat memiliki parameter-parameter yang jelas untuk mengukur tingkat keberhasilan sobat dalam mencapai visi sobat. Kita bisa melihat sukses tidaknya sobat dari parameter tersebut. Apa yang bisa sobat dapatkan dari pencapaian visi yang sobat rencanakan. Itu intinya.Coba sobat perhatikan pernyataan Abdullah bin Zubair! Dia ingin memiliki wilayah Hijaz dan menjadi khalifah di atasnya. Parameter apa yang bisa dilihat? Ya, beliau baru akan merasa sukses jika tidak hanya memiliki Hijaz saja, tapi juga dengan menjadi khalifah di wilayah tersebut. “…………menjadi khalifah di atasnya”. Itulah kalimat yang nenunjukkan bahwa visi Abdullah bin Zubair adalah visi yang measurable.Bagaimana dengan mengelola organisasi? Sama juga. Sobat harus memiliki ukuran-ukuran yang jelas untuk mengukur tingkat keberhasilan visi yang tercapai. Pada level-level mana organisasi tersebut dikatakan sukses atau gagal? Misalnya ada sebuah organisasi Rohis punya visi membentuk remaja yang berakhlak sholeh. Nah, akhlak sholeh seperti apa yang ingin dicapai? Perlu ukuran untuk menjelaskan level sholeh tersebut. Sobat harus miliki itu. Itulah inti dari visi yang measurable. Kemudian,…

3. Achievable

Achievable atau dapat dicapai. Tentukan pencapaiannya. Target yang ingin kita capai itu apa. Nah, target itu haruslah yang rasional. Yang seperti apa? Yang sobat dapat mencapainya. Bukan yang muluk-muluk. Hanya sekedar mimpi belaka tanpa pernah bisa terealisasi.Kembali kita memperhatikan pernyataan Urwah bin Zubair di atas. Pada kalimat terakhir, beliau ingin menjadi manusia yang unggul di hadapan Allah SWT. Nah, bagaimana beliau bisa mencapainya? Jawabnya adalah dengan menjadi seorang yang alim, banyak beramal dan menjadi rujukan manusia dalam ilmu agama.Sebagaimana Urwah bin Zubair, sobat harus bisa merinci, atau setidaknya memiliki gambaran, kira-kira untuk bisa mencapai visi tersebut apa yang mesti dilakukan. Cara apa yang mesti sobat rencanakan. Jalan mana yang mesti sobat lalui sehingga visi tercapai. Visi bisa dikatakan achievable adalah ketika visi itu memiliki skenario atau rencana bagaimana pencapaiannya.Kalau sobat ternyata tidak tahu harus bagaiamana? Berpikir yang keras untuk mencari jalan. Kalau masih belum ketemu, masih bingung? Boleh jadi, visi sobat memang tidak memenuhi syarat achivable.

4. Reasonable

Reasonable itu bisa diartikan layak, pantas, dan masuk akal. Realistis. Sobat mesti menentukan visi yang layak, pantas dan masuk akal bagi sobat untuk mencapainya. Untuk itu mesti ada alasan yang menjadikan visi sobat realistis. Lagi-lagi, tidak muluk-muluk sehingga bisa tercapai. Kata seorang teman, tahu diri dikitlah…Tapi itu bukan berarti kemudian kita terus pasang target rendah. Nggak gitu… Kita tetap menentukan cita-cita yang setinggi-tingginya, hanya catatannya mesti yang realistis. Istilah kerennya, kita tidak over-estimate tapi juga tidak under-estimate. Apa itu? Tanya mbak atau mas yang biasa ngisi kajian di musholla sekolah.Jadi, visi yang reasonable adalah yang realistis. Yang sesuai dengan situasi dan kondisi kita. Kapasitas kita sangat menentukan realistis tidaknya visi yang kita buat. Tentang visi ke-empat tokoh di atas, adalah realiastis karena memang kapasitas mereka layak untuk memiliki obsesi setinggi itu.Contoh visi yang tidak reasonable adalah organisasi RISMA yang punya visi membentuk generasi pelajar yang berprestasi. Letak ketidak-reasonable-annya di mana? Jelas di ”generasi pelajar”nya, karena RISMA adalah organisasi dengan anggota remaja masjid. Masa anggotanya remaja masjid, kok malah ngurus palajar. Nggak nyambung-kan?

5. Time-phased

Time-phased, ini artinya visi kita mesti memiliki frame waktu yang jelas. Memiliki tahapan-tahapan waktu dalam pencapaiannya. Maksudnya, ada kejelasan waktu kapan kita akan memulai, sampai target kapan visi tersebut harus tercapai. Semua kerja tersusun dalam urutan waktu pelaksanaan yang tertata. Ini akan membantu kita dalam mengukur sukses atau gagalnya pencapaian visi kita. Selain itu, terlambat tidaknya visi tercapai juga dapat dilihat.Abdul Malik bin Marwan memiliki visi dengan time-phased yang jelas. Beliau ingin menjadi setelah Mu’awiyah. Di sini terlihat bahwa, time-phased tidak hanya melulu terpaku pada satuan waktu yang biasa kita kenal, misal tahun, bulan, umur, dsb. Tetapi yang ditekankan adalah pada urutan atau tahapan kerja dengan alokasi waktu masing-masing. Gitu…….1)*

Demikian ulasan kali ini semoga bermanfaat buat kita semua.

 Pustaka: Meraih Kekuatan dari yang Maha Kuat. M. Lili Nur Aulia. Pustaka Da’watuna. 2005

Sabtu, 15 Desember 2012

"50 Perusahaan Terbaik Indonesia 2012 versi Majalah Forbes"


50 Perusahaan Terbaik Indonesia 2012 versi Majalah Forbes

Wednesday, 12 December 2012, 20:52

Majalah Forbes Indonesia kembali mengumumkan peringkat perusahaan terbaik yang ada Indonesia. Majalah yang juga gemar memberikan peringkat kepada orang kaya ini, telah menetapkan 50 perusahaan terbaik di Indonesia melalui ajang “Best of The Best” yang diselenggarakan pada Kamis (6/12/2012) lalu.
Ajang “Best of The Best” ini merupakan acara pengumuman perusahaan Indonesia yang dinilai Forbes Indonesia sebagai perusahaan memiliki performa terbaik yang terdaftar di bursa Indonesia.
Perlu diketahui, ada beberapa indikator yang digunakan Forbes Indonesia dalam menilai 50 perusahaan terbaik di Indonesia itu. Di antara kategori yang masuk penilaian adalah:
  • kinerja saham,
  • kinerja keuangan, dan
  • rasio imbal hasil kepada pemegang saham dalam jangka panjang.
“Lima puluh perusahaan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan Indonesia menjadi lebih baik di masa depannya,” kata Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang hadir dalam pemberian penghargaan “Best of The Best” yang berlangsung di Jakarta itu. Hatta berharap, agar perusahaan-perusahaan tersebut dapat berkompetisi di persaingan global.
Berikut ini 50 peringkat penerima penghargaan “Best of The Best” tahun 2012 versi Forbes Indonesia tersebut:
  1. Lippo Cikarang
  2. BW Plantation
  3. Ace Hardware Indonesia
  4. AKR Corporindo
  5. Maskapai Reasuransi Indonesia
  6. Alam Sutera Realty
  7. Mayora Indah
  8. Sinar Mas Multiartha
  9. Surya Semesta Internusa
  10. Elang Mahkota Teknologi
  11. Eterindo Wahanatama
  12. Indomobil Sukses Internasional
  13. Jasuindo Tiga Perkasa
  14. Bhakti Investama
  15. Multi Bintang Indonesia
  16. Resource Alam Indonesia
  17. United Tractors
  18. Bank Himpunan Saudara 1906
  19. Ekadharma International
  20. Intraco Penta
  21. Kawasan Industri Jababeka
  22.  Sarana Menara Nusantara
  23. Tower Bersama Infrastructure
  24. Wijaya Karya
  25. Hexindo Adiperkasa
  26. Sumber Alfaria Trijaya
  27. Surya Citra Media
  28. Colorpak Indonesia
  29. Eksploitasi Energi Indonesia
  30. Holcim Indonesia
  31. Eksploitasi Energi Indonesia
  32. Pioneerindo Gourmet International
  33. Sentul City
  34. Trada Maritime
  35. Agung Podomoro Land
  36. Asuransi Multi Artha Guna
  37. Bank Windu Kentjana International
  38. Bumi Serpong Damai
  39. Catur Sentosa Adiprana
  40. Charoen Pokphand Indonesia
  41. Fast Food Indonesia
  42. Indospring
  43. Jaya Real Property
  44. Malindo Feedmill
  45. Trikomsel Oke
  46. ABM Investama
  47. Atlas Resources
  48. Bank Tabungan Pensiunan Nasional
  49.  Chandra Asri Petrochemical
  50.  Japfa Comfeed Indonesia.
Itulah 50 Perusahaan Terbaik Indonesia 2012 versi Forbes, mudah-mudahan tahun depan perusahaan Anda masuk dalam 50 besar.

SELAMAT KEPADA 50 PERUSAHAN YANG MENDAPATKAN PENGHARGAAN SEBAGAI BEST OF THE BEST DI TAHUN 2012 "